
EUR/USD rebound mendekati 1,0770 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis(07/11). Pasangan mata uang utama bangkit kembali setelah membukukan level terendah lebih dari empat bulan di bawah 1,0700 pada hari Rabu. Pemulihan terjadi karena Dolar AS (USD) terkoreksi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed), yang akan dipublikasikan pada pukul 19:00 GMT.
Pada hari Rabu, Indeks USD melonjak lebih dari 1,6% “ kenaikan tertinggi dalam satu hari dalam hampir empat tahun “ karena warga Amerika Serikat (AS) memilih Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilihan presiden daripada kandidat Demokrat Kamala Harris. Alasan di balik reli Dolar AS adalah janji Trump untuk menaikkan tarif impor dan menurunkan pajak perusahaan. Pada hari Kamis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, turun mendekati 104,80 setelah reli hari Rabu.
Tarif yang lebih tinggi akan membuat produk impor lebih mahal bagi warga negara dan perusahaan AS, yang kemungkinan akan memicu inflasi. Pajak yang lebih rendah juga dapat merangsang pengeluaran, yang juga berkontribusi terhadap tekanan harga. Skenario ini akan mempersulit Federal Reserve (Fed) untuk melanjutkan siklus pemotongan suku bunganya.
Mengenai pertemuan kebijakan moneter Fed, para pedagang telah memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) yang akan mendorong suku bunga lebih rendah menjadi 4,50%-4,75%, menurut alat CME FedWatch. Karena Fed secara luas diantisipasi akan memangkas suku bunga, investor akan memperhatikan dengan saksama pernyataan kebijakan moneter dan konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell. Investor ingin tahu apakah Fed akan memperlambat siklus pelonggaran kebijakannya jika Trump menerapkan apa yang dijanjikannya selama kampanye.(ayu)
Sumber: FXStreet
Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...
EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...
Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...
Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...
EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...